Anoman Gumanti,” Apresiasi Pemerintah Badung Penyesuaian Target APBD Sudah Cermat dan Bertanggung Jawab”.

Rapat Paripurna masa persidangan pertama DPRD Kabupaten Badung tahun sidang 2025 – 2026,        Ruang rapat Utama Gosana ,Kantor DPRD Kabupaten Badung ,Jumat ( 7/11/2025)

Mangupura (Kutatv.cocm) -Rapat Paripurna masa peridangan pertama DPRD Kabupaten Badung tahun 2025-2026 Gedung DPRD Badung, agenda Jawaban dan Tanggapan Pemerintah terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Badung, serta Penjelasan DPRD atas sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang tengah dibahas, Ranperda tentang Pelindungan dan Penertiban Hewan Penular Rabies dan Ranperda tentang Fasilitasi Pelindungan Kekayaan Intelektual. di Ruang Sidang Utama Gosana Gedung DPRD Badung, Jumat (7/11/2025).

Rapat Paripurna Dipimpin Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti didampingi Wakil Ketua II I Made Wijaya dan Wakil Ketua III I Made Sunarta

Anom Gumanti menilai langkah Pemerintah Kabupaten Badung dalam melakukan penyesuaian terhadap target pendapatan dan belanja daerah merupakan keputusan yang cermat, logis, dan bertanggung jawab. Hal ini disampaikannya usai sidang di Gedung DPRD Badung, Jumat (7/11/2025), Rapat Paripurna Dipimpin Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti didampingi Wakil Ketua II I Made Wijaya dan Wakil Ketua III I Made Sunarta dalam agenda Jawaban dan Tanggapan Pemerintah terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Badung, serta Penjelasan DPRD atas sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang tengah dibahas.

Adapun empat Ranperda tersebut mencakup:

  1. Ranperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026;
  2. Ranperda tentang Pemberian Insentif dan/atau Kemudahan Penanaman Modal;
  3. Ranperda tentang Pelindungan dan Penertiban Hewan Penular Rabies; dan
  4. Ranperda tentang Fasilitasi Pelindungan Kekayaan Intelektual.

Dalam kesempatan itu, Anom Gumanti menjelaskan bahwa sidang ini merupakan momentum penting untuk mendengarkan tanggapan pemerintah atas pandangan umum (PU) fraksi-fraksi DPRD. Ia mengapresiasi langkah pemerintah yang telah merespons seluruh masukan secara jelas dan komprehensif.

“Hari ini sidang adalah mendengar jawaban pemerintah tentang pandangan masing-masing fraksi. Jadi sudah sangat jelas dijelaskan oleh Bapak Bupati bahwa semua saran dan usulan dewan sudah dijawab semuanya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti penurunan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp10,6 triliun menjadi Rp9,5 triliun, yang menurutnya merupakan langkah realistis setelah dua tahun berturut-turut target pendapatan daerah belum tercapai.

“Penurunan PAD yang dirancang sebelumnya dari 10,6 menjadi 9,5 saya kira logis. Karena sudah dua tahun target yang ditentukan kepada dinas terkait belum tercapai. Ini merupakan bentuk evaluasi agar penyusunan APBD ke depan lebih hati-hati dan terukur,” jelasnya.

Berita Terkait

Bupati Adi Arnawa Tandatangani Prasasti Karya ...
Ketua DPRD Badung Hadiri Karya Pemelaspasan ...
Wakil Bupati Badung, pantau persiapan Imlek 2577 ...
DPRD Badung Apresiasi Toleransi Beragama di ...